Histerektomi Vaginal

Introduction


Kami Siap Bantu Anda
Cek Asuransi Anda

Gambar 1. Sistem reproduksi wanita

Apa itu Histerektomi Vaginal ?

Histerektomi Vaginal (Vaginal hysterectomy) adalah prosedur pembedahan untuk mengangkat rahim wanita melalui vagina. Hal ini berarti, wanita yang melakukan prosedur vagina histerektomi ini tidak bisa lagi hamil.
Selama histerektomi, ahli bedah akan mengangkat uterus dari ovarium, tuba falopi dan vagina bagian atas, serta dari pembuluh darah dan jaringan ikat yang mendukungnya. Rahim kemudian diangkat melalui vagina.
Histerektomi vagina hanya perlu waktu yang lebih singkat di rumah sakit, biaya lebih rendah dan pemulihan lebih cepat daripada histerektomi perut, yang membutuhkan sayatan di perut bagian bawah. Namun, jika rahim Anda membesar, histerektomi vaginal mungkin tidak dapat dilakukan dan dokter Anda akan menyarankan alternatif bedah lainnya, seperti histerektomi perut.
Histerektomi umumnya termasuk pengangkatan servik dan rahim. Ketika ahli bedah juga mengangkat satu atau kedua indung telur dan tuba fallopi, hal ini disebut histerektomi total dengan salpingo-oophorectomy. Semua organ tersebut merupakan bagian dari sistem reproduksi Anda dan terletak di panggul Anda.  


Mengapa histerektomi vaginal perlu dilakukan?

Histerektomi vaginal diperlukan untuk mengobati berbagai masalah ginekologi atau penyakit seperti di bawah ini:

  • Fibroid Histerektomi sering dilakukan untuk mengobati fibroid secara permanen. Fibroid adalah tumor jinak yang tumbuh di area rahim Anda yang dapat menyebabkan perdarahan terus menerus, anemia, nyeri panggul, nyeri saat hubungan seksual dan tekanan kandung kemih. Jika Anda memiliki fibroid yang besar, Anda mungkin perlu melakukan pengangkatan fibroid dengan histerektomi perut, yaitu operasi yang mengangkat rahim Anda melalui sayatan di perut bagian bawah.
  • Endometriosis Endometriosis terjadi ketika jaringan yang melapisi rahim Anda (endometrium) tumbuh di luar rahim, termasuk indung telur, tuba falopi atau organ lainnya. Sebagian besar wanita dengan endometriosis melakukan operasi dengan histerektomi perut, tetapi kadang-kadang memungkinkan juga melakukan ooperasi dengan histerektomi vagina
  • Kanker ginekologi (kanker kewanitaan). Jika Anda menderita kanker rahim, leher rahim, endometrium atau indung telur, dokter Anda mungkin merekomendasikan histerektomi untuk mengobatinya. Sebagian besar waktu, histerektomi perut dilakukan selama menangani kanker ovarium, tetapi kadangkadang histerektomi vagina mungkin tepat dilakukan untuk wanita dengankanker serviks atau kanker endometrium.
  • Kekenduran rahim. Kekenduran terjadi ketika jaringan dan ligament yang menopang panggul menjadi lemah atau meregang, rahim dapat turun atau melorot ke dalam vagina, menyebabkan ketidakmampuan menahan air kencing(urine inkontensia), tekanan panggul atau kesulitan dengan gerakan usus. Pengangkatan rahim dengan histerektomi dan memperbaiki pengenduran panggul dapat meringankan gejala-gejala tersebut.
  • Perdarahan / menstruasi belebihan Ketika obat atau prosedur bedah invasif minimal tidak dapat mengontrol periode menstruasi yang tidak teratur dan darah mensturasi yang keluar berlebihan serta dalam jangka waktu yang sangat lama, histerektomi dapat menyelesaikan masalah.
  • Radang panggul kronis. Jika Anda mengalami radang panggul kronis yang penyebabnya jelas dari kondisi rahim, maka tindakan histerektomi dapat membantu, namun histeretomi dilakukan hanya sebagai upaya terakhir. Radang panggul kronis dapat disebabkan dari berbagai macam hal, sehingga diagnosis yang akurat tentang penyebabnya sangat penting diketahui sebelum menjalani histerektomi untuk mengobati radang panggul.

Untuk sebagian besar kondisi ini - dengan pengecualian kanker - histerektomi hanyalah salah satu dari beberapa pilihan pengobatan. Anda mungkin tidak perlu mempertimbangkan histerektomi jika dokter Anda merekomendasikan obat-obatan hormonal atau prosedur invasive minimal ginekologi lainnya yang dapat menangani gejala-gejala anda dengan baik.
Anda tidak bisa hamil setelah menjalani histerektomi. Jika Anda kurang yakin sepenuhnya bahwa Anda siap melepaskan kesuburan Anda, maka sebaiknya mencoba perawatan lainnya.


Faktor Resiko

Meskipun histerektomi vaginal umumnya aman dilakukan, namun setiap operasi mempunyai risikonya. Resiko pasca histerektomi vaginal meliputi:

  • Pendarahan hebat
  • Pembekuan darah di kaki atau paru-paru
  • Infeksi
  • Kerusakan pada organ sekitarnya
  • Efek samping yang muncul dari anestesi

Risiko pasca histerektomi lebih tinggi pada wanita yang mengalami obesitas atau yang memiliki tekanan darah tinggi.
Ada risiko cedera pada organ panggul dan perut lainnya selama histerektomi vaginal, termasuk kandung kemih, ureter atau usus. Apabila terjadi endometriosis parah atau jaringan parut (pelvic adhesion) dapat mendesak ahli bedah Anda mengambil keputusan cepat untuk beralih dari histerektomi vaginal ke histerektomi perut selama operasi.
Untuk jangka panjang, Anda mungkin juga menghadapi peningkatan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) dan kondisi metabolisme tertentu setelah histerektomi, terutama jika Anda menjalani operasi sebelum usia 35 tahun, menurut penelitian terbaru. Konsultasikan dengan dokter Anda tentang alternatif perawatan yang terbaik untuk kondisi Anda, untuk meninjau apakah ada pengobatan lainnya yang mungkin dapat Anda pertimbangkan.


Persiapan yang dilakukan

Merupakan hal yang normal jika Anda merasa khawatir menjalani histerektomi. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan diri:

  • Mengumpulkan informasi. Sebelum operasi, dapatkan semua informasi yang Anda butuhkan. Ajukan pertanyaan-pertanyaan pada dokter dan ahli bedah Anda. Pelajari tentang prosedurnya, termasuk semua langkah yang dihadapi jika hal ini membuat Anda merasa lebih nyaman.
  • Ikuti petunjuk dokter Anda tentang obat-obatan. Cari tahu apakah Anda harus mengubah pengobatan yang biasa Anda lakukan pada hari-hari menjelang histerektomi Anda. Pastikan untuk memberi tahu dokter Anda tentang obatobatan yang dijual bebas, suplemen diet atau sediaan herbal yang Anda minum
  • Diskusikan jenis anestesi apa yang akan Anda terima. Anda mungkin lebih memilih anestesi umum, yang membuat Anda tidak sadar selama operasi, tetapi anestesi regional - juga disebut blok spinal atau blok epidural - dapat menjadi pilihan. Jika Anda menjalani histerektomi vaginal, anestesi regional akan menghilangkan sensasi di bagian bawah tubuh Anda.
  • Atur bantuan. Meskipun kemungkinan Anda akan pulih lebih cepat setelah histerektomi vaginal daripada setelah operasi perut, masih membutuhkan waktu. Mintalah seseorang untuk membantu Anda di rumah selama minggu pertama atau lebih.

Apa yang Anda Harapkan?

Konsultasikan dengan dokter Anda tentang apa yang diharapkan selama dan setelah histerektomi vaginal, termasuk dampak fisik dan emosional.


Selama Operasi

Anda mungkin akan menjalani anestesi umum, jadi Anda tidak akan sadar selama operasi dilakukan. Jika tidak, Anda dapat memilih anestesi local, blok tulang belakang dengan obat yang membuat Anda mengantuk, atau Anda mungkin tetap terjaga selama operasi Anda.
Anda akan berbaring telentang, dalam posisi yang sama dengan yang Anda lakukan untuk tes Pap. Anda mungkin akan dipasang kateter kemih yang dimasukkan untuk mengosongkan kandung kemih Anda. Seorang anggota tim bedah Anda akan membersihkan area bedah dengan larutan steril sebelum operasi. Untuk melakukan histerektomi:

  • Dokter bedah Anda akan membuat sayatan di dalam vagina sampai ke rahim
  • Dengan menggunakan suatu alat instrumen panjang, dokter bedah Anda menjepit pembuluh darah rahim dan memisahkan rahim Anda dari jaringan ikat, ovarium, dan saluran telur.
  • Rahim Anda diangkat melalui lubang vagina, dan menggunakan jahitan yang bisa diserap untuk mengontrol perdarahan di dalam pelvis

Kecuali dalam kasus tertentu, jika terdeteksi adanya kanker rahim, maka ahli bedah dapat memotong uterus yang membesar menjadi potongan yang lebih kecil dan membuangnya menjadi beberapa bagian (morcellation).


Laparoscopic atau robotic hysterectomy

Anda mungkin saja bisa menjadi calon pasien yang akan melakukan histerektomi vaginal laparoskopi (LAVH) atau histerektomi robotik. Kedua prosedur ini memungkinkan dokter bedah Anda untuk mengangkat rahim melalui vagina sambil melihat organ panggul Anda melalui laparoskop, alat pengukur yang ramping. Dokter bedah Anda melakukan sebagian besar prosedur operasi melalui sayatan perut kecil dibantu oleh instrumen bedah panjang dan tipis yang dimasukkan melalui sayatan. Dokter bedah Anda kemudian mengangkat rahim melalui sayatan yang dibuat di vagina Anda.
Dokter bedah Anda mungkin merekomendasikan LAVH atau histerektomi robotik jika Anda memiliki jaringan parut (pelvic adhesion) pada organ panggul Anda dari operasi sebelumnya atau dari endometriosis.

Gambar 2. Laparoscopic Hysterectomy


Pasca Operasi

Setelah operasi, Anda akan berada di ruang pemulihan selama beberapa jam dan membutuhkan rawat inap selama satu hingga dua hari di rumah sakit, dan kemungkinan lebih lama tergantung kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.Anda akan minum obat untuk rasa sakit dan untuk mencegah infeksi. Tim perawatan kesehatan Anda akan mendorong Anda untuk bangkit dan bergerak secepatnya. Merupakan hal yang normal jika Anda mengalami pendarahan selama beberapa hari hingga minggu setelah histerektomi, jadi Anda harus memakai pembalut wanita


Bagaimana kondisi Anda secara fisik

Pemulihan setelah histerektomi vagina lebih singkat dan kurang menyakitkan daripada histerektomi perut. Pemulihan total bisa memakan waktu tiga hingga empat minggu.
Pada masa pemulihan, bahkan jika Anda sudah merasa kembali normal, hindari mengangkat barang apa pun yang berat - lebih dari 20 pon (9,1 kilogram) - atau berhubungan seks sampai enam minggu setelah operasi. Hubungi dokter Anda segera jika rasa sakit memburuk atau jika Anda mengalami mual, muntah atau pendarahan yang lebih berat daripada periode menstruasi. 


Bagaimana perasaaan Anda secara emosional

Pasca histerektomi, Anda mungkin memiliki suasana hati yang lebih baik disertai peningkatan kesejahteraan. Anda mungkin lega untuk tidak lagi mengalami tanda dan gejala seperti pendarahan hebat atau nyeri panggul.
Bagi kebanyakan wanita, tidak ada perubahan dalam fungsi seksual setelah histerektomi. Namun bagi sebagian wanita, akan mengalami kepuasan seksual yang meningkat setelah histerektomi – hal ini mungkin terjadi karena mereka tidak lagi merasa takut menjadi hamil atau tidak lagi merasa sakit selama hubungan seksual. Merupakan hal yang normal apabila Anda mungkin merasakan kehilangan dan kesedihan setelah histerektomi. Atau Anda mungkin mengalami depresi yang terkait dengan hilangnya kesuburan Anda, terutama jika Anda masih muda dan berharap untuk bisa hamil, memiliki anak di masa mendatang.
Jika kesedihan atau perasaan negatif mulai mengganggu kesenangan Anda dalam kehidupan sehari-hari, coba konsultasikan dengan dokter Anda untuk penanganan lebih lanjut.


Apa yang terjadi setelah Pengangkatan Rahim?

Setelah histerektomi, Anda tidak lagi bisa menstruasi maupun memiliki anak. Jika indung telur Anda telah diangkat, Anda akan segera memulai menopause setelah operasi. Anda mungkin akan mengalami gejala seperti vagina kering, hot flash dan keringat malam. Dokter Anda dapat merekomendasikan obat-obatan untuk penanganan gejala-gejala ini, jika Anda memerlukan perawatan. Jika indung telur Anda tidak diangkat selama operasi - dan Anda masih menstruasi sebelum operasi Anda - ovarium Anda akan terus memproduksi hormon dan sel telur sampai Anda mencapai menopause.


Kapan Anda harus ke dokter.my

Saat  Anda telah bertemu dengan dokter local Anda dan melakukan beberapa tes dan menurut Anda perlu “Second Opinion”. Anda dapat menghubungi dokter.my dengan mudah melalui layanan telepon, Aplikasi WhatsApp, juga dapat melalui website dengan menyertakan rekam medis Anda (X-ray, MRI).


Testimony

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau informasi lebih lanjut silakan hubungi kami