Hematologi | Limfoma

Introduction


Kami Siap Bantu Anda
Cek Asuransi Anda

Apa itu Limfoma ?

Limfoma adalah jenis tumor jinak yang terdapat pada kelenjar limfe atau kelenjar getah bening Anda. Tumor jinak merupakan cikal bakal munculnya kanker (tumor ganas) yang dapat terjadi di seluruh organ tubuh Anda. Kelenjar limfe termasuk dalam sistem limfatik yang berperan penting dalam kekebalan tubuh manusia. Seluruh sel-sel limfosit dan zat antibodi tubuh dihasilkan oleh sistem limfatik tersebut. Apabila sistem limfatik berupa kelenjar limfe tersebut terserang tumor, maka sistem kekebalan tubuh akan menurun dan rentan mengalami infeksi.


Sumber: https://diseasespictures.com/lymph-nodes-in-the-body/
Gambar 1. Lymphoma System


Jenis limfoma

Keganasan primer yang terjadi pada kelenjar limfe akan menimbulkan kanker limfoma yang dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yakni limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Secara umum, tumor ganas akan menyerang sel limfosit B yang ada di kelenjar limfe. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kerusakan sel dapat terjadi pada jenis sel limfosit T dan sel NK (natural killer).

  • Limfoma Hodgkin merupakan keganasan yang terjadi pada sel Reed Sternbergdi dalam sel limfosit B, sehingga struktur sel akan terganggu.
  • Limfoma non-Hodgkin merupakan keganasan yang terjadi pada sel limfosit B secara menyeluruh.

Pada penderita limfoma di seluruh dunia, jumlah kasus limfoma non-Hodgkin lebih banyak diderita daripada kasus limfoma Hodgkin.


Sumber: http://www.moderncancerhospital.com.my/cancer-diagnosis/lymphoma-cancer-diagnosis/
Gambar 2. Pembesaran kelenjar getah bening.


Gejala limfoma

Gejala utama pada penderita limfoma adalah adanya pembesaran kelenjar getah bening dan rasa lemas. Pembesaran kelenjar getah bening tersebut berupa benjolan yang tidak terasa nyeri dengan konsistensi rubbery pada daerah leher, ketiak, atau selangkangan. Selain terdapat benjolan dan tubuh terasa lemas, gejala lain yang mungkin dirasakan berupa:

  • Demam tinggi selama 1 minggu
  • Berat badan menurun dalam waktu 6 bulan
  • Berkeringat pada malam hari
  • Tanda-tanda anemia
  • Kulit gatal kemerahan
  • Pembesaran organ
  • Batuk atau gangguan pernapasan
  • Tidak nafsu makan
  • Sakit perut
  • Sakit dada

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab terjadinya limfoma pada tubuh Anda belum dapat diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang mampu meningkatkan risiko terjadinya limfoma.

  • Infeksi virus
    Infeksi virus onkogenik berperan dalam menimbulkan kerusakan genetik melalui perubahan sel normal menjadi sel kanker. Virus-virus tersebut adalah virus Epstein-Barr, Sitomegalovirus, HIV, dan Human Herpes Virus-6.
  • Kekebalan tubuh menurun
    Penurunan sistem imun dapat terjadi pada pasien transplantasi organ, pasien cangkok sumsum tulang, atau penderita HIV yang mengonsumsi obat imunosupresan.
  • Keturunan
    Riwayat penyakit keluarga Anda (adik-kakak) memiliki risiko untuk terjadinya kanker limfoma.

Kapan harus ke dokter

Buat janji dengan dokter Anda jika Anda memiliki tanda dan gejala yang mengkhawatirkan Anda. Dengan melakukan beberapa test dan dapatkan rema medis tentang penyakit Anda


Diagnosis

Setelah dokter melakukan tanya-jawab dan memeriksa perubahan gejala fisik Anda, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan penunjang supaya diagnosis limfoma dan stadium yang diderita dapat ditegakkan dengan pasti. Pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Pemeriksaan laboratorium
    Melalui pemeriksaan ini dapat diketahui kondisi pasien secara umum yang dinilai melalui darah, urin, kadar elektrolit, dan lain-lain.
  • Biopsi
    Biopsi kelenjar getah bening dilakukan pada 1 kelenjar yang paling tampak membesar. Hasil dari pengambilan jaringan pada kelenjar tersebut kemudian akan dilihat melalui mikroskop.
  • Radiologi
    Pemeriksaan rontgen dada, CT scan dada dan perut mungkin akan dilakukan apabila kanker telah dicurigai bermetastasis (menyebar) ke organ lain.

Stadium Kanker Limfoma

Penentuan stadium sangat penting untuk terapi yang akan diberikan

  • Stadium I
    Kanker menyerang 1 kelenjar getah bening atau 1 organ ekstralimfatik
  • Stadium II
    Kanker menyerang ≥2 kelenjar getah bening atau 1 organ ekstralimfatik namun terbatas hanya bagian atas atau bagian bawah saja. Sisi tubuh tersebut dibatasi oleh diafragma.
  • Stadium III
    Keterlibatan daerah kelenjar getah bening pada kedua sisi diafragma (atas dan bawah).
  • Stadium IV
    Kanker menyerang ≥1 organ ekstralimfatik atau tanpa keterlibatan kelenjar getah bening. Selain itu, dokter mungkin akan memberikan keterangan tambahan yang dicantumkan pada setiap stadium
  • A : tanpa gejala
  • B : dengan gejala demam, berkeringat pada malam hari, dan penurunan berat badan


sumber: https://www.acco.org/blog/childhood-hodgkin-lymphoma-disease-stages-and-prognosis
Gambia 3. Stadium dari Limfoma


Terapi

Terapi yang diberikan dokter pada pasien limfoma akan berbeda-beda sesuai stadium dan faktor risiko yang diderita. Namun standar pilihan terapi yang akan Anda dapatkan berupa:

  • Radioterapi dan kemoterapi
    Pemberian terapi ini dapat bervariasi apakah hanya radioterapi saja, kemoterapi dengan radioterapi, atau kemoterapi saja. Bahkan terkadang dokter tidak melakukan keduanya dan hanya melakukan observasi ketika tumor kelenjar getah bening masih belum memengaruhi harapan hidup.
  • Obat Rituximab
    Obat ini diberikan sebagai stimulus aktivasi sel antibodi untuk melawan kanker yang menyerang kelenjar getah bening. Efek samping dari penggunaan obat ini berupa demam dan menggigil.

Kapan Anda harus ke dokter.my

Saat  Anda telah bertemu dengan dokter local Anda dan melakukan beberapa tes dan menurut Anda perlu “Second Opinion”. Anda dapat menghubungi dokter.my dengan mudah melalui layanan telepon, Aplikasi WhatsApp, juga dapat melalui website dengan menyertakan rekam medis Anda (X-ray, MRI).

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan atau informasi lebih lanjut silakan hubungi kami

https://github.com/bonecms/laravel-captcha